Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Blue Savant menggelar Masa Ta’aruf Komisariat (Mastakom) 2026 dengan mengusung tema “Berakar dalam Nilai, Bertumbuh dalam Aksi”. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Rabu 16 September 2026 dan diikuti mahasiswa baru Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains.
Dalam kegiatan ini, calon kader diperkenalkan dengan dasar-dasar IMM serta mendapatkan materi mengenai retorika kader dan gerakan mahasiswa. Selain menjadi ruang pengenalan, Mastakom diharapkan dapat menjadi wadah bagi calon kader untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki. Adapun tema “Berakar dalam Nilai, Bertumbuh dalam Aksi” memiliki makna bahwa sebelum menjadi seseorang yang unggul, mahasiswa perlu memiliki nilai dan prinsip sebagai dasar. Nilai tersebut kemudian diwujudkan melalui tindakan nyata.
Pada Mastakom 2026, peserta mendapatkan dua materi utama, yaitu retorika kader dan gerakan mahasiswa. Materi retorika kader menjadi salah satu pembekalan bagi calon kader untuk memahami cara menyampaikan gagasan, pendapat, maupun aspirasi dengan baik. Retorika tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga bagaimana seorang kader mampu menyampaikan suara dengan memperhatikan etika, tujuan, serta konteks yang tepat.
Melalui materi tersebut, calon kader diajak untuk memahami bahwa keberanian dalam menyampaikan pendapat perlu diiringi dengan tanggung jawab. Seorang kader tidak hanya dituntut mampu menyuarakan apa yang dipikirkannya, tetapi juga perlu memahami alasan, tujuan, dan cara penyampaian yang tepat. Dengan demikian, kemampuan berkomunikasi dapat menjadi bagian dari proses membangun karakter kader yang mampu menyampaikan gagasan secara kritis sekaligus tetap beretika.
Selain materi retorika kader, peserta juga mendapatkan materi mengenai gerakan mahasiswa. Materi ini menjadi ruang bagi calon kader untuk memahami peran mahasiswa dalam kehidupan kampus maupun masyarakat. Mahasiswa tidak hanya diposisikan sebagai individu yang menjalankan aktivitas akademik, tetapi juga memiliki ruang untuk berkontribusi, menyampaikan gagasan, serta mengambil bagian dalam berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya.
Rangkaian Mastakom 2026 juga diisi dengan sambutan dari Dekan Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan ucapan selamat datang sekaligus selamat bergabung di lingkungan Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains. Kehadiran pimpinan fakultas menjadi bagian dari penyambutan sekaligus dukungan terhadap proses awal mahasiswa dalam mengenal lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan.
Setelah rangkaian materi dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Mahasiswa (Germa). Kegiatan ini menjadi salah satu bagian yang memberikan pengalaman langsung kepada calon kader untuk mengenal semangat gerakan mahasiswa. Melalui Germa, peserta tidak hanya menerima materi secara konseptual, tetapi juga diajak untuk merasakan secara langsung dinamika dan semangat yang menjadi bagian dari kehidupan gerakan mahasiswa.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penampilan teman-teman perkusi. Suasana penutupan berlangsung dengan semangat dan menjadi bagian akhir dari seluruh rangkaian Mastakom 2026. Penampilan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk menikmati kebersamaan setelah mengikuti berbagai kegiatan selama Mastakom.
Melalui seluruh rangkaian tersebut, Mastakom 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pengenalan semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang awal bagi calon kader untuk mengenal nilai-nilai IMM, membangun keberanian dalam menyampaikan gagasan, memahami peran mahasiswa, serta mulai menemukan potensi yang dapat dikembangkan dalam proses kaderisasi.
Tema “Berakar dalam Nilai, Bertumbuh dalam Aksi” kemudian menjadi pesan yang ingin dibawa dalam proses tersebut. Nilai dan prinsip menjadi dasar bagi mahasiswa untuk bertumbuh, sementara aksi menjadi bentuk nyata dari nilai yang telah dipahami. Dengan bekal tersebut, calon kader diharapkan mampu terus mengembangkan potensi dan minat bakatnya sekaligus mengambil peran dalam lingkungan kampus maupun masyarakat.
Penulis: Tazkia Aqila Azzahra
Komentar 0
Jaga ruang diskusi tetap sehat, relevan, dan saling menghargai.