PC IMM Surabaya
LIPUTAN 03 NOV 2026

Muhammad Alwy Shihab berharap IMM UINSA terus menjadi mitra strategis dan kritis bagi PC IMM Kota Surabaya.

Muhammad Alwy Shihab berharap IMM UINSA terus menjadi mitra strategis dan kritis bagi PC IMM Kota Surabaya.

Muhammad Alwy Shihab berharap IMM UINSA terus menjadi mitra strategis dan kritis bagi PC IMM Kota Surabaya.

Kritik dari kader dan komisariat menjadi bagian penting dalam menjaga arah gerakan organisasi. Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surabaya berharap Koordinator Komisariat (Korkom) dan Komisariat IMM Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) terus mengambil peran sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis.

Hal tersebut disampaikan Ketua PC IMM Kota Surabaya, Muhammad Alwi Shihab, dalam sambutan pada Pelantikan dan Talkshow Korkom serta Komisariat IMM UINSA periode 2026–2027, Ahad (1/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur itu mengangkat tema “Islah IMM UINSA: Mulat Sarira Hangrasa Wani”.

Dalam sambutannya, Alwi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Korkom dan Pimpinan Komisariat IMM UINSA periode 2025–2026 atas dedikasi, kerja sama, dan perjuangan selama menjalankan amanah organisasi.

Dia berharap para pengurus yang telah menyelesaikan masa jabatan tidak berhenti berkontribusi. Menurutnya, pengalaman dan semangat perjuangan yang telah dibangun perlu terus dilanjutkan dalam perjalanan kaderisasi dan gerakan IMM.

Alwi juga menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus Korkom dan Komisariat IMM UINSA periode 2026–2027 yang baru dilantik. Dia menilai semangat yang dibawa IMM UINSA, terutama gagasan Islah IMM UINSA, perlu diperluas menjadi semangat bersama di lingkungan IMM Kota Surabaya.

“Semangat tersebut tidak hanya kemudian menjadi milik IMM UINSA, tetapi mari kita gaungkan, mari kita rasakan semangat yang sama untuk menuju Islah IMM Surabaya,” ujarnya.

Dia menilai gagasan mulat sarira atau introspeksi diri relevan untuk seluruh tingkatan kepemimpinan IMM. Pimpinan organisasi perlu bersedia memeriksa kekurangan, mengakui kesalahan, dan menentukan hal-hal yang harus diperbaiki.

Alwi juga menegaskan bahwa hubungan PC IMM Kota Surabaya dengan IMM UINSA tidak cukup hanya dibangun melalui kerja sama strategis. Keduanya perlu menjaga ruang kritik agar organisasi dapat terus berkembang.

“IMM UINSA bukan hanya menjadi mitra strategis, tetapi juga sudah menjadi mitra kritis dari PC IMM Kota Surabaya,” tuturnya.

Menurut Alwi, kritik dan saran dari IMM UINSA merupakan masukan yang diharapkan oleh Pimpinan Cabang. Dia meminta kader tetap menjaga keberanian menyampaikan pandangan terhadap kebijakan maupun langkah organisasi.

Lebih lanjut, Alwi menyampaikan bahwa PC IMM Kota Surabaya juga berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Semangat bermuhammadiyah, menurutnya, perlu dibawa keluar dari lingkungan organisasi agar dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Surabaya.

Dia berharap semangat persatuan, introspeksi, dan keberanian menyampaikan kritik dapat menjadi modal bersama untuk memperkuat gerakan IMM di tingkat kota. (*)

Editor: Mazley Insafi

TOPIK ARTIKEL
REAKSI

Apakah gagasan ini bermanfaat bagi Anda?

Pilih salah satu reaksi untuk memberi penilaian pada tulisan ini.
DISKUSI

Komentar 0

Jaga ruang diskusi tetap sehat, relevan, dan saling menghargai.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.