Kala baskara tersenyum pada fajar
Mendekap hangat dua balok pencakar langit
Maka memekarlah taman bunga Hawa
/
Kala baskara tertawa pada senja
Menggenggam ikrar suci akan masa depan
Maka menyengguklah paras ayu Dinda
Ah, menghalu
Sialnya, realita menampar lelapku
Terbuai bayu dengan sumilir benih candu
/
Mendaki harap yang menggantung semu
Menjejal lambung yang memekik riuh
Di kaki Gunung Anyar aku merindu
Komentar 0
Jaga ruang diskusi tetap sehat, relevan, dan saling menghargai.