Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surabaya resmi membuka kegiatan Masa Ta'aruf (Masta) IMM UIN Sunan Ampel Surabaya pada Jumat (09/10/2026). Kegiatan ini mengusung tema ‘Langkah Awal Bersama IMM UINSA Menuju Kader Berkemajuan' yang berlokasi di Vila Katon Asri, Pacet pada Jumat-Ahad (9-11/10/2026).
Dalam sambutannya, Muhammad Alwi selaku Ketua Umum PC IMM Surabaya membagikan kisah personalnya saat pertama kali mengikuti Masta dan tidak memiliki teman dekat di awal perjalanan IMM karena pasif untuk memulai perkenalan.
“Ketika saya mengikuti Masa Ta'aruf IMM, karena saya berasal dari sekolah yang terpencil, maka yang saya alami pertama kali adalah saya tidak punya teman awalnya. Saya tidak menemukan satu teman pun yang sebelumnya sudah pernah berkenalan dengan saya,” ujarnya.
Ia menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran berharga yang tidak ingin ia lihat berulang pada kader yang baru dengan menekankan pentingnya membangun relasi dan bersosialisasi dalam berorganisasi.
“Kemudian saya tidak ingin adik-adik semua mengalami hal tersebut. Maka dari itu, silakan dalam proses Masta ini berkenalan dengan teman-temannya. Saling berkenalan, saling mengenal satu sama lain,” imbuhnya.
Senada dengan Alwi, Ketua Koordinator Komisariat (Koorkom) IMM UINSA, Dian Prahara turut menyambut hangat kedatangan para kader baru. Ia menegaskan terkait jumlah kader IMM UINSA yang tergolong minoritas tidak pernah membatasi kualitas pergerakan mereka.
“Kesedikitannya kita dalam kuantitas tidak pernah kemudian menghambat kita secara kualitas. Dapat dibuktikan dengan diaspora teman-teman IMM di lingkup UINSA, bukan dengan kekuatan tapi dengan kualitas yang kita miliki,” tutur Dian.
Selain itu, Dian juga menyampaikan bahwa selama 39 tahun IMM UINSA berdiri, IMM UINSA selalu disebut sebagai kiblat intelektual IMM meskipun tergolong kelompok minoritas di UINSA.
“IMM UINSA telah berdiri lamanya 39 tahun. Dan 39 tahun itu, kita selalu menjadi kelompok minoritas di UINSA, kita selalu disebut-sebut sebagai kiblat intelektual IMM. Kita selalu dipertimbangkan karena kita memiliki kapasitas tersebut,” ujarnya.
Kemudian, Ketua Pelaksana Masta 2026 Jimmy Sinatria menyampaikan harapannya terkait kegiatan Masta sebagai langkah awal kader untuk mengeluarkan potensi mereka di IMM sebelum lanjut ke fase perkaderan selanjutnya.
"Harapan saya sederhana, bagaimana saya dan teman-teman panitia bisa membantu teman-teman peserta untuk mengeluarkan potensinya di IMM. Khususnya pada fase awal ini Masta, sebelum lanjut ke fase perkaderan selanjutnya,” tandas Jimmy. (*)
Editor: M. Tanwirul Huda
Komentar 0
Jaga ruang diskusi tetap sehat, relevan, dan saling menghargai.