Singkatnya kalau kita memperhatikan grafik naik-turunnya harga Dolar terhadap Rupiah beberapa hari terakhir di berita. Grafiknya selalu melompat acak-acakan mirip roller coaster. Kebanyakan orang mungkin mengira pergerakan ini cuma tebak-tebakan politik harian atau sekadar efek sentimen media sosial.

Padahal, kalau kita bedah pelan-pelan, grafik yang kelihatan berantakan itu sebenarnya menyimpan pola rahasia. Di dunia data, cara membaca rekam jejak masa lalu demi memprediksi masa depan ini dikenal sebagai analisis Runtun Waktu (Time Series).

Nah, riset terbaru yang saya baca oleh Asri dkk. (2026) di Jurnal Numbers mencoba memetakan gejolak ini menggunakan metode numerik bernama ARIMA(3.1.2). Mereka mengumpulkan 1.465 data harian selama 6 tahun (dari tahun 2020 sampai akhir 2025) resmi dari Bank Indonesia. Lewat bantuan komputer, perkiraan mereka ternyata sangat akurat dengan tingkat kesalahan cuma 1,97%!

Disini saya tidak akan melebar kemana-mana, Untuk melihat perhitungan matematisnya kita bisa melihat artikel tersebut sendiri. Berikut angka prediksi rata-rata bulanan untuk tahun 2026 dari artikel tersebut:

 Plot Peramalan Kurs Tengah USD/IDR Tahun 2026 dengan Interval Kepercayaan 80% dan  95%

Periode Bulan (2026)

Batas Aman Bawah (Rp)

Angka Prediksi Tengah (Rp)

Batas Aman Atas (Rp)

Januari

Rp16.169,80

Rp16.792,25

Rp17.414,70

Februari

Rp15.607,01

Rp16.795,29

Rp17.983,56

Maret

Rp15.237,93

Rp16.795,33

Rp18.352,74

April

Rp14.931,69

Rp16.795,34

Rp18.658,98

Mei

Rp14.669,63

Rp16.795,34

Rp18.921,04

Juni

Rp14.436,49

Rp16.795,34

Rp19.154,18

Juli

Rp14.224,57

Rp16.795,34

Rp19.366,10

Agustus

Rp14.025,72

Rp16.795,34

Rp19.564,95

September

Rp13.843,12

Rp16.795,34

Rp19.747,55

Oktober

Rp13.671,23

Rp16.795,34

Rp19.919,44

November

Rp13.508,29

Rp16.795,34

Rp20.082,38

Desember

Rp13.353,09

Rp16.795,34

Rp20.237,58

Rata-Rata Setahun Penuh: Rp16.795,07 Kenapa hasilnya bisa seperti itu?. Model hitungan ini pada dasarnya bertumpu pada ingatan jangka pendek mata uang kita. Jadi, ketika dipaksa meramal jangka panjang, angka tengah prediksinya otomatis bergerak lurus dan melandai di kisaran Rp16.795 sejak April karena ia mengarah kembali ke titik rata-rata historisnya.

Namun, realitas di lapangan tentu jauh lebih dinamis. Pada hari Kamis, 11 Juni 2026 kemarin misalnya, kurs asli Rupiah sempat keok dan melompat ekstrem hingga menyentuh angka Rp18.000 karena hantaman guncangan global. Kejadian nyata ini sebenarnya sudah diantisipasi oleh komputer melalui kolom batas aman atas bulan Juni yang sengaja dilebarkan hingga Rp19.154,18. Sifat pasar kita memang memiliki trauma berantai, di mana satu kepanikan besar akan memicu rentetan kepanikan harian berikutnya sebelum akhirnya diredam kembali oleh sistem.

Saran untuk penelitian selanjutnya, sekarang kan sudah memasuki bulan ke-enam tahun 2026 mungkin bisa menyuntikkan data (forecasting) dari bulan januari awal sampai dengan sekarang (tanggal 14 juni 2026) untuk meramal pergerakan rupiah di sisa tahun terakhir yakni bulan juni sampai dengan bulan desember 2026. Atau skema lain misalnya; katanya presiden kita kan “banyak musuhnya” & banyak kebijakan barunya ya, dalam arti disini rupiah sepertinya akan mengalami fluktuatif yang signifikan, bisa tuh kita lihat masa kepemimpinan Prabowo-Gibran sebagai satu kesatuan yakni kita menggunakan data dari 20 Oktober 2024 sampai dengan sekarang untuk meramal sisa periodenya yakni sampai tanggal 20 oktober 2029.

Semoga akan ada yang melakukannya karena saya sendiri tidak tidak akan melakukannya, karena jika ada waktu luang mending waktu luang tersebut saya gunakan untuk mengerjakan skripsi saya:v

Metode ramalan ini memang terbukti oke buat membaca pola internal dari dalam tubuh mata uang Rupiah sendiri. Tapi kekurangannya, rumus ini belum bisa melihat faktor eksternal yang ikut mengintervensi ekonomi kita dari belakang. Kira-kira, siapa saja dalang di balik guncangan eksternal itu? Yuk kita bedah di tulisan selanjutnya nanti: "Regresi Linear Rupiah: Siapa Saja Aktor di Balik Naik-Turunnya Kurs?"

Billahifisabililhaq, Fastabiqul Khairat!

Referensi: Pane, A. C. S., dkk. (2026). Pemodelan ARIMA pada Data Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat untuk Peramalan Kurs Periode 2026. Numbers: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 4(2), 69-79.